Jenis Pondasi Dalam dan Dangkal yang Sering Digunakan

pondasi-dalam

Fungsi Pondasi Pada Konstruksi Bangunan

Di dalam dunia teknik sipil kita mungkin sering mendengar kata pondasi, apa sih fungsi dari pondasi itu? Kenapa disebut pondasi? Jika kita bicara pondasi, ada yang disebut pondasi dalam dan pondasi dangkal. Kedua jenis pondasi tsb dibedakan karena kedalaman pondasi tersebut di tanam ke dalam tanah.

Pondasi ini pada suatu bangunan adalah bagian dari struktur bangunan yang berfungsi untuk menahan dan menopang berat bangunan untuk kemudian diteruskan ke lapisan tanah yang ada dibawahnya. Pondasi suatu bangunan harus direncanakan dan dikerjakan dg baik agar bangunan menjadi kuat dan kokoh.

Berdasarkan jenis tanah, kekuatan dan daya dukung tanah serta beban bangunan yang akan dibangun barulah kita bisa merencanakan dan memilih jenis pondasi apa yang akan digunakan. Jika daya dukung tanahnya baik maka pemilihan konstruksi pondasinya dipilih yang sederhana. Sebaliknya jika daya dukung tanah dimana bangunan itu nantinya berdiri termasuk tanah yang labil dan jelek maka perencanaan dan penentuan pemakaian pondasi harus dipilih yang teliti, karena konstruksi pondasi yang akan dibuat nantinya harus mampu menahan beberapa beban, seperti :

  • Beban geser yang diakibatkan dari gaya tekan tanah.
  • Beban mati merupakan beban yang besarannya konstan yaitu berat bangunan itu sendiri.
  • Beban hidup merupakan beban yang besarannya dapat berubah ubah sesuai dengan fungsi dari bangunan itu sendiri.
  • Beban saat terkena gempa
  • Beban saat bangunan terkena angin

Untuk melengkapinya lihat tabel daya dukung tanah menurut peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung tahun 1983 dibawah ini :

Tanah Keras Tanah Sedang Tanah Lunak Tanah Amat Lunak
Lebih dari 5 kg/cm2 2 – 5 kg/cm2 0.5 – 2 g/cm2 0 – 0.5 kg/cm2

Untuk menentukan pengklasifikasian daya dukung tanah bisa dilakukan dengan pengujian sederhana yakni dengan cara pembebanan pada tanah berukuran 1 x 1 cm. Apabila tanah tersebut tidak mengalami penurunan atau amblas maka bisa diklasifikasikan tanah tersebut sebagai tanah keras.

Jenis Pondasi Menurut Kedalamannya

Menurut kedalamannya pondasi bisa dibagi lagi menjadi 2 bagian, yakni :

  1. Pondasi Dangkal
  2. Pondasi Dalam

1. Pondasi Dangkal

Disebut pondasi dangkal karena kedalaman jenis pondasi ini tidak lebih dari 3 meter dari elevasi tanah. Penggunaan pondasi ini biasanya digunakan pada pondasi bangunan sederhana spt rumah tinggal, rumah sederhana. Yang termasuk dalam pondasi dangkal ini yakni :

  • Pondasi Menerus

Pondasi menerus merupakan salah satu jenis pondasi yang biasa dipergunakan untuk menopang beban yang memanjang, baik itu untuk menopang beban dinding maupun beban kolom, dimana jarak antar kolom berada dalam jarak yang dekat dan fungsi kolom tidak terlalu mendukung beban berat. Pondasi batu kali dan pondasi batu bata merupakan dua contoh pondasi menerus diatas.

  • Pondasi Setempat

Adalah pondasi yang menopang beban pada titik tertentu misalkan kolom praktis, tiang kayu rumah atau pada titik kolom struktural bangunan. Pondasi telapak atau foot plate merupakan contoh dari pondasi setempat ini. Pondasi ini berbentuk persegi dan merupakan pondasi beton bertulang.

  • Pondasi Raft / Tikar

Adalah pondasi yang lebar dan membentang di area yang sudah ditentukan serta merupakan pondasi beton bertulang, pondasi ini digunakan untuk menyebarkan beban yang ditopang ke seluruh pondasi. Pondasi ini memiliki keunggulan untuk mengurangi penurunan yang mungkin terjadi di area tertentu dengan kondisi tanah yang lunak dan empuk karena pondasi ini mengimbangi jumlah beban yang harus ditopang merata ke semua pondasi.

pondasi-dalam

2. Pondasi Dalam

Pondasi dalam adalah pondasi yang dibuat umumnya memiliki kedalaman hingga 3 meter atau lebih dari permukaan tanah. Penerapan pondasi ini karena mempertimbangkan beban struktur diatasnya dan tanah keras masih berada jauh dibawah permukaan tanah. Umumnya pondasi ini dipergunakan pada konstruksi bangunan gedung bertingkat, yang termasuk ke dalam jenis pondasi ini adalah :

  • Pondasi Tiang Pancang

Adalah pondasi yang mempergunakan tiang beton atau precast yang tidak perlu dibor kedalam tanah melainkan langsung ditancapkan ke tanah hingga kedalaman tertentu menggunakan mesin pancang. Tiang beton ini menjadi mudah ditancapkan karena berujung lancip seperti paku yang biasa orang sebut juga dengan paku bumi serta memiliki bentuk yang berbeda beda, ada yang berbentuk persegi, segitiga maupun bulat, tiap bentuk memiliki harga paku bumi beton mini pile yang berbeda.

  • Pondasi Bore Pile & Strauss pile

Adalah pondasi yang dibuat di dalam permukaan tanah sampai pada kedalaman tertentu dengan cara mengebor atau melubangi tanah. Setelah pelubangan tanah pada kedalaman tertentu tsb tercapai barulah dilakukan pengecoran beton yang dilengkapi dengan besi bertulang untuk memperkuat pondasi tersebut. Jika diameter lubangnya besar dan dalam maka dibutuhkan Jasa Bore Pile untuk memenuhi kebutuhan tersebut karena pelubangan dilakukan menggunakan alat dan mesin. Jika diameter lubangnya tidak terlalu besar dan tidak terlalu dalam maka Jasa Strauss Pile saja cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut karena diameter lubang lebih kecil dan pengerjaannya manual.

 

admin Author

No description.Please update your profile.

View all post by admin