Tips untuk Anak yang Malas Mandi

Anak malas mandi, malas ganti seragam, malas cuci tangan, dan sebagainya. Yang perlu dipahami, perilaku hidup sehat selalu berawal dari keluarga di rumah. Untuk itulah orangtua perlu memberi contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa membangun perilaku hidup sehat sejak dini, akan sulit bagi anak untuk melakukannya karena mengubah kebiasaan (buruk) memerlukan e­ ort yang tak mudah.

Pada anak usia SD, pembelajaran perilaku hidup sehat, bukan lagi sekadar kognitif (pengetahuan), melainkan sudah harus membentuk kebiasaan. Diharapkan kebiasaan-kebiasaan yang tertanam ini kemudian akan berkembang menjadi perilaku. Itulah salah satu tantangan kita sebagai orangtua.

Meski anak malas, meski anak ngeyel, tugas kita tetap harus membentuk perilaku hidup sehatnya sejak dini. Berikan alasan mengapa mereka harus menjaga kebersihan tubuh dan bagaimana caranya yang tepat. Kali ini kami memberikan informasi-informasi ini. Semoga membantu!

Membersihkan badan/ mandi

Mandi penting agar tubuh tetap bersih dan segar. Mandi juga menghindari anak dari bau badan, penyakit kulit, dan infeksi. Idealnya, mandi dilakukan sehari dua atau tiga kali atau bisa lebih sering jika aktivitas anak membuatnya berkeringat.

Teknik mandi yang benar:

  • Seluruh tubuh dibasahi dengan air bersih.
  • Bersihkan seluruh tubuh dengan sabun. Dari wajah sampai daun telinga, dari punggung, bagian depan tubuh, hingga telapak kaki, tanpa ada bagian tubuh yang luput.
  • Untuk bagian muka gunakan sabun khusus (face wash). PH sabun tersebut lebih aman untuk kulit wajah yang cenderung lembut.
  • Pada muka anak yang berjerawat, berikan sabun muka khusus yang direkomendasikan dokter.
  • Keramas idealnya 2 hari sekali atau dilakukan jika kulit kepala kotor/ berkeringat/berminyak (misal, sehabis anak pulang bepergian).
  • Untuk teknik keramas, tuangkan sampo secukupnya ke telapak tangan dan gosokkan pada rambut hingga berbusa. Bilas rambut hingga bersih dari busa.
  • Setelah mandi, keringkan tubuh dengan handuk bersih.

* Ganti baju sepulang sekolah.

Seragam sekolah sebaiknya diganti setiap hari. Begitu juga kaus kaki. Akltivitas di sekolah membuat anak berkeringat sehingga seragamnya pun kotor. Seragam yang tidak diganti selain akan menimbulkan bau badan tak sedap, juga berpengaruh pada kesehatan kulit anak. Setelah melepas baju seragam, minta anak untuk mencuci tangan, kaki, serta mukanya dengan bersih. Lalu kenakan baju rumah yang bersih. Berganti baju pun diperlukan setiap anak habis bermain di luar. Bedakan antara baju rumah dengan baju untuk keluar rumah sehingga kebersihan tubuh anak selalu terjaga.

Dapatkan informasi lebih mengenai cara mendidik anak dan cara hidup sehat di situs parenting dan pendidikan anak. Sehingga orangtua bisa lebih mendidik dan merawat anak lebih sehat dan baik.

argan Author

No description.Please update your profile.

View all post by argan